Bagi pengguna yang sedang mengurus layanan PLN, cara membayar tagihan listrik non tagihan di aplikasi BRImo dapat menjadi pilihan praktis karena pembayaran bisa dilakukan melalui ponsel tanpa harus datang ke loket. Jenis transaksi ini berbeda dari pembayaran rekening listrik bulanan maupun pembelian token prabayar.
BRI sendiri menjelaskan bahwa menu listrik di BRImo tidak hanya digunakan untuk tagihan pascabayar dan token, tetapi juga menyediakan kategori Non Tagihan Listrik, termasuk kebutuhan seperti pasang baru dan perubahan daya.
Sebelum melakukan pembayaran, pengguna perlu memastikan nomor meter atau ID pelanggan yang dimasukkan sesuai dengan data layanan PLN yang sedang diproses. Kesalahan pada identitas pelanggan dapat membuat detail transaksi yang muncul tidak sesuai sehingga sebaiknya jangan langsung menekan tombol konfirmasi.
Apa Itu Listrik Non Tagihan PLN dan Apa Saja Jenis Pembayarannya?
Listrik non tagihan PLN merupakan kategori transaksi yang tidak berupa pembayaran rekening listrik bulanan, melainkan pembayaran untuk layanan kelistrikan tertentu. Di BRImo, kategori ini dipisahkan dari Tagihan Listrik dan Token Listrik sehingga pengguna perlu memilih produk transaksi yang sesuai.
BRI secara resmi menyebut contoh layanan dalam kategori Non Tagihan Listrik antara lain pasang baru, penambahan daya, dan penurunan daya. Artinya, menu tersebut lebih berkaitan dengan pembayaran layanan atau proses administrasi kelistrikan daripada pembayaran pemakaian listrik bulanan.
Perbedaan ini penting karena banyak pengguna mengira semua transaksi PLN yang membutuhkan pembayaran termasuk tagihan listrik biasa. Padahal, rekening pascabayar dibayarkan setelah penggunaan listrik, sedangkan listrik prabayar menggunakan pembelian energi listrik dalam bentuk token sebelum digunakan.
Contoh transaksi yang termasuk non tagihan
Beberapa kebutuhan yang dapat dikategorikan sebagai transaksi non tagihan listrik antara lain:
- Pasang baru, yaitu pembayaran berkaitan dengan proses pemasangan sambungan listrik baru.
- Penambahan daya, yaitu layanan ketika pelanggan membutuhkan kapasitas daya listrik lebih besar.
- Penurunan daya, yaitu perubahan kapasitas daya menjadi lebih rendah sesuai kebutuhan pelanggan.
Jenis layanan yang tersedia dapat mengikuti produk dan integrasi yang sedang tersedia di BRImo. Karena tampilan serta pilihan produk aplikasi dapat diperbarui, nama menu pada perangkat Anda mungkin sedikit berbeda.
| Jenis transaksi | Fungsi | Termasuk tagihan bulanan? |
|---|---|---|
| Tagihan Listrik | Membayar pemakaian listrik pascabayar | Ya |
| Token Listrik | Membeli listrik prabayar | Tidak |
| Non Tagihan Listrik | Membayar layanan kelistrikan tertentu | Tidak |
Jadi, jika tujuan Anda adalah membayar biaya pasang baru atau perubahan daya, jangan memilih menu tagihan listrik pascabayar. Pilih produk Non Tagihan Listrik apabila pilihan tersebut tersedia pada aplikasi BRImo Anda.
Syarat yang Perlu Disiapkan Sebelum Membayar Listrik Non Tagihan di BRImo
Persiapan sederhana sebelum transaksi dapat mengurangi risiko salah memasukkan data atau pembayaran tertunda. Pastikan aplikasi BRImo sudah dapat digunakan dan rekening BRI yang digunakan mempunyai saldo yang cukup untuk menyelesaikan transaksi.
Selain saldo, siapkan Nomor Meter atau ID Pelanggan yang berkaitan dengan layanan listrik. Nomor tersebut harus berasal dari pelanggan atau permohonan layanan yang benar, bukan sekadar nomor milik anggota keluarga atau pelanggan lain.
Pastikan pula koneksi internet stabil selama proses pembayaran. Transaksi perbankan membutuhkan komunikasi dengan sistem BRImo, sehingga koneksi yang terputus ketika proses berlangsung dapat membuat status transaksi perlu diperiksa kembali.
Checklist sebelum transaksi
- Pastikan aplikasi BRImo sudah diperbarui.
- Pastikan username dan akses login dapat digunakan.
- Siapkan Nomor Meter atau ID Pelanggan.
- Pastikan saldo rekening mencukupi.
- Gunakan jaringan internet yang stabil.
- Pastikan layanan PLN yang akan dibayar memang sudah diajukan.
- Periksa kembali nama pelanggan dan nominal sebelum memasukkan PIN.
Ada satu hal yang sering terlewat, yaitu membedakan nomor meter dengan ID pelanggan. Keduanya berkaitan dengan identitas layanan listrik, tetapi informasi yang diminta aplikasi harus diisi sesuai petunjuk pada kolom transaksi.
Jika Anda sedang membayar layanan pasang baru atau perubahan daya, sebaiknya simpan bukti pengajuan atau informasi transaksi dari PLN. Data tersebut dapat membantu ketika detail transaksi yang muncul di BRImo perlu dicocokkan.
Cara Membayar Tagihan Listrik Non Tagihan di Aplikasi BRImo
Setelah semua data siap, pembayaran dapat dilakukan melalui menu listrik pada BRImo. BRI menjelaskan alur pembayaran listrik di BRImo melalui menu Tagihan, kemudian Listrik, lalu pengguna memilih transaksi baru dan produk listrik yang dibutuhkan, berikut langkah yang dapat digunakan sebagai panduan:
1. Buka aplikasi BRImo
Jalankan aplikasi BRImo pada ponsel, kemudian masuk menggunakan akun Anda. Pastikan aplikasi yang digunakan merupakan versi terbaru agar susunan menu dan fungsi transaksi dapat bekerja sebagaimana mestinya.
2. Pilih menu Tagihan
Pada halaman utama, cari dan pilih menu Tagihan. Pada beberapa versi aplikasi, pengguna mungkin perlu masuk melalui menu layanan atau menu lainnya sebelum menemukan kategori tersebut.
3. Pilih menu Listrik
Setelah berada di bagian Tagihan, pilih layanan Listrik. Menu ini menjadi pintu masuk untuk berbagai transaksi listrik yang tersedia di BRImo.
4. Tambahkan transaksi baru
Jika belum pernah menyimpan transaksi listrik sebelumnya, pilih opsi untuk menambah transaksi baru. BRI menggunakan alur transaksi baru untuk memasukkan nomor pelanggan serta memilih jenis produk listrik.
Apabila sebelumnya sudah pernah melakukan transaksi dengan pelanggan yang sama, BRImo dapat menampilkan transaksi yang pernah digunakan. Memilih data lama bisa membantu mengurangi risiko salah mengetik nomor, tetapi tetap periksa kembali detailnya sebelum melanjutkan.
5. Pilih Non Tagihan Listrik
Pada bagian produk listrik, cari dan pilih Non Tagihan Listrik. Jangan memilih Tagihan Listrik jika tujuan Anda adalah membayar layanan seperti pasang baru atau perubahan daya.
6. Masukkan Nomor Meter atau ID Pelanggan
Masukkan nomor yang diminta pada kolom transaksi sesuai data layanan PLN. Ketik angka secara teliti karena satu digit yang salah dapat menyebabkan data pelanggan tidak ditemukan atau detail yang muncul berbeda.
7. Tekan Lanjutkan
Setelah nomor dimasukkan, lanjutkan transaksi untuk mengambil informasi pembayaran. Pada tahap ini, BRImo akan menampilkan detail yang dapat digunakan untuk memastikan transaksi sudah mengarah ke pelanggan yang benar.
8. Periksa detail pembayaran
Jangan terburu-buru melakukan konfirmasi hanya karena nominalnya sudah terlihat. Periksa nama, nomor pelanggan, jenis layanan, nominal, serta informasi lain yang ditampilkan oleh sistem.
9. Konfirmasi menggunakan PIN
Jika semua informasi sudah sesuai, lanjutkan pembayaran dan masukkan PIN BRImo ketika diminta. Jangan pernah memberikan PIN kepada orang lain, termasuk pihak yang mengaku membantu proses pembayaran.
10. Simpan bukti transaksi
Setelah pembayaran berhasil, simpan bukti transaksi dengan melakukan screenshot atau menggunakan fitur penyimpanan bukti yang tersedia. Bukti tersebut berguna sebagai referensi apabila Anda perlu melakukan pengecekan status pembayaran.
BRI secara resmi mencantumkan alur serupa untuk transaksi listrik di BRImo, termasuk login, memilih Tagihan, memilih Listrik, menentukan produk, memasukkan Nomor Meter atau ID Pelanggan, lalu melakukan konfirmasi.
Cara Memasukkan Nomor Meter atau ID Pelanggan pada Transaksi Non Tagihan
Nomor pelanggan menjadi bagian penting dalam transaksi karena digunakan untuk mengidentifikasi layanan listrik yang akan dibayar. Karena itu, jangan menyalin nomor dari sumber yang belum dipastikan kebenarannya.
Jika BRImo meminta Nomor Meter / ID Pelanggan, masukkan angka sesuai petunjuk yang muncul pada layar. BRI juga menjelaskan bahwa transaksi listrik di BRImo dapat menggunakan Nomor Meter atau ID Pelanggan, dan pada alur tertentu tersedia opsi pemindaian barcode pada meter.
Jika nomor tidak ditemukan
Ada beberapa kemungkinan ketika nomor yang dimasukkan tidak menghasilkan informasi transaksi, seperti salah mengetik nomor, layanan belum tersedia pada sistem, atau data layanan belum dapat diproses melalui kanal tersebut. Jangan mencoba memasukkan nomor secara acak karena tindakan tersebut justru meningkatkan risiko memilih pelanggan yang salah.
Coba periksa kembali setiap digit dan pastikan tidak ada angka yang tertukar. Jika data tetap tidak muncul, lebih baik hentikan transaksi sementara dan periksa status layanan melalui kanal resmi PLN atau informasi pengajuan yang Anda miliki.
Jangan tertukar dengan nomor transaksi
Nomor pelanggan tidak selalu sama dengan nomor permohonan atau nomor pembayaran layanan. Jika dokumen pengajuan mencantumkan beberapa nomor, gunakan nomor yang memang diminta oleh kolom BRImo.
Kesalahan ini cukup mudah terjadi ketika pengguna sedang melakukan pembayaran pasang baru atau perubahan daya. Fokus pada label kolom yang muncul di aplikasi, bukan hanya pada angka yang terlihat paling menonjol di dokumen.
Cara Memeriksa Detail dan Nominal Pembayaran Sebelum Konfirmasi
Tahap pemeriksaan sebelum memasukkan PIN merupakan bagian yang tidak sebaiknya dilewati. Setelah transaksi diproses, pengguna perlu memastikan data yang ditampilkan BRImo benar-benar sesuai dengan layanan yang ingin dibayar.
Periksa setidaknya nama pelanggan, nomor pelanggan, jenis layanan, nominal pembayaran, dan informasi biaya jika ditampilkan. Jangan menganggap nominal pasti sama dengan perkiraan sebelumnya karena biaya layanan kelistrikan dapat bergantung pada jenis permohonan dan ketentuan yang berlaku.
PLN juga menyediakan informasi mengenai berbagai layanan kelistrikan serta struktur tarif dan biaya yang dapat berbeda berdasarkan jenis layanan dan golongan pelanggan. Untuk kebutuhan layanan tertentu, pengguna sebaiknya menjadikan informasi resmi PLN sebagai acuan ketika membutuhkan kepastian biaya.
Tanda transaksi sudah sesuai
Sebelum menekan tombol pembayaran, gunakan pemeriksaan singkat berikut:
- Nomor pelanggan sudah benar.
- Nama atau identitas pelanggan sesuai.
- Jenis produk menunjukkan Non Tagihan Listrik.
- Nominal sesuai dengan layanan yang sedang dibayar.
- Tidak ada informasi yang terlihat janggal.
- Rekening sumber dana sudah benar.
Jika salah satu informasi tidak sesuai, jangan memasukkan PIN terlebih dahulu. Kembali ke halaman sebelumnya dan periksa nomor atau jenis produk yang dipilih.
Catatan penting: tampilan dan posisi menu BRImo dapat berubah mengikuti pembaruan aplikasi, sehingga nama tombol atau letak menu mungkin tidak persis sama dengan panduan ini. Gunakan fungsi yang memiliki tujuan sama, terutama kategori Listrik dan produk Non Tagihan Listrik.
Solusi Jika Pembayaran Listrik Non Tagihan di BRImo Gagal
Pembayaran gagal tidak selalu berarti saldo rekening bermasalah. Gangguan koneksi, kesalahan data pelanggan, pemeliharaan sistem, atau masalah pada proses layanan dapat menyebabkan transaksi tidak dapat diselesaikan.
Langkah pertama adalah jangan langsung mengulangi pembayaran. Periksa terlebih dahulu mutasi rekening dan riwayat transaksi BRImo untuk memastikan apakah dana sudah terpotong.
Jika saldo belum terpotong
Jika transaksi gagal dan saldo tidak berkurang, periksa kembali nomor pelanggan serta jenis produk yang dipilih. Setelah itu, pastikan koneksi internet stabil dan coba kembali setelah beberapa saat apabila layanan sedang mengalami gangguan.
Hindari melakukan percobaan berkali-kali dalam waktu singkat. Cara tersebut dapat membuat Anda kesulitan membedakan transaksi yang berhasil, tertunda, atau benar-benar gagal.
Jika saldo sudah terpotong
Kondisinya berbeda apabila saldo rekening sudah berkurang tetapi status pembayaran belum jelas. Jangan langsung membayar untuk kedua kalinya sebelum status transaksi pertama dipastikan.
Simpan bukti transaksi, catat waktu pembayaran, nominal, serta nomor referensi jika tersedia. Data tersebut akan membantu ketika Anda membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut melalui layanan resmi BRI atau PLN.
Jika nomor pelanggan selalu ditolak
Periksa kembali apakah nomor yang dimasukkan merupakan Nomor Meter atau ID Pelanggan yang sesuai dengan permintaan pada BRImo. Jika informasi tetap tidak ditemukan, kemungkinan layanan atau data tersebut belum dapat diproses melalui jalur transaksi yang dipilih.
Untuk layanan kelistrikan tertentu, pengguna juga dapat memanfaatkan PLN Mobile untuk mendapatkan informasi layanan dan estimasi biaya sebelum mengajukan atau menyelesaikan kebutuhan kelistrikan. PLN menyebut PLN Mobile menyediakan fitur simulasi biaya untuk berbagai layanan listrik.
Kesalahan yang sebaiknya dihindari
Beberapa kesalahan yang paling mudah dicegah adalah salah memasukkan nomor pelanggan, memilih Tagihan Listrik ketika seharusnya Non Tagihan Listrik, dan langsung mengulangi pembayaran setelah transaksi pertama tidak jelas.
Kesalahan lainnya adalah tidak menyimpan bukti pembayaran. Padahal, bukti transaksi dapat menjadi informasi penting ketika status layanan belum berubah atau perlu dilakukan pengecekan.
FAQ Seputar Cara Membayar Listrik Non Tagihan di Aplikasi BRImo
Apa yang dimaksud listrik non tagihan di BRImo?
Listrik non tagihan adalah kategori transaksi untuk layanan kelistrikan yang bukan pembayaran rekening listrik bulanan. BRI mencantumkan contoh seperti pasang baru, penambahan daya, dan penurunan daya.
Apakah bayar listrik non tagihan sama dengan membeli token listrik?
Tidak sama, karena token listrik merupakan pembelian listrik prabayar yang menghasilkan energi listrik dalam satuan kWh. Sementara itu, non tagihan digunakan untuk kebutuhan layanan kelistrikan tertentu seperti perubahan atau pemasangan layanan.
Di mana menu non tagihan listrik di BRImo?
Secara umum, pengguna dapat masuk ke Tagihan, memilih Listrik, kemudian membuat atau memilih transaksi dan menentukan produk Non Tagihan Listrik. Posisi atau nama menu dapat berubah apabila BRImo mendapatkan pembaruan antarmuka.
Nomor apa yang harus dimasukkan saat membayar listrik non tagihan?
Gunakan Nomor Meter atau ID Pelanggan sesuai informasi yang diminta oleh BRImo. Pastikan nomor tersebut berkaitan dengan layanan PLN yang sedang diproses agar detail pelanggan yang muncul tidak salah.
Kenapa pembayaran listrik non tagihan di BRImo gagal?
Penyebabnya dapat berupa nomor pelanggan yang tidak sesuai, gangguan koneksi, masalah sistem, layanan yang belum tersedia melalui kanal tersebut, atau kendala pada proses transaksi. Periksa status transaksi dan mutasi rekening terlebih dahulu sebelum mencoba pembayaran ulang.
Bagaimana jika saldo sudah terpotong tetapi pembayaran belum berhasil?
Jangan langsung melakukan pembayaran kedua kali. Periksa riwayat transaksi dan simpan bukti pembayaran, kemudian lakukan pengecekan melalui kanal resmi BRI atau PLN apabila status transaksi belum jelas.
Apakah tampilan BRImo bisa berbeda dengan panduan ini?
Bisa, karena aplikasi dapat menerima pembaruan antarmuka dan fitur. Selama fungsi menunya tetap mengarah ke Tagihan → Listrik → Non Tagihan Listrik, prinsip transaksinya tetap sama.
Kesimpulan
Pembayaran listrik non tagihan melalui BRImo ditujukan untuk layanan kelistrikan tertentu, bukan pembayaran rekening bulanan atau pembelian token. BRI menyebut pasang baru, penambahan daya, dan penurunan daya sebagai contoh transaksi yang masuk kategori non tagihan listrik.
Kunci agar transaksi berjalan lancar adalah memilih produk yang tepat, memasukkan Nomor Meter atau ID Pelanggan secara teliti, kemudian memeriksa nama, jenis layanan, dan nominal sebelum memasukkan PIN. Jika pembayaran gagal atau saldo sudah terpotong tetapi status belum jelas, jangan terburu-buru mengulang transaksi sebelum status pembayaran pertama dipastikan.
Karena menu BRImo dapat mengalami perubahan, gunakan versi aplikasi terbaru dan sesuaikan posisi tombol dengan tampilan yang tersedia di perangkat Anda. Untuk informasi mengenai layanan kelistrikan dan biaya yang lebih spesifik, gunakan informasi resmi PLN sebagai pembanding sebelum menyelesaikan transaksi.