Memastikan keaslian skincare sebelum digunakan merupakan langkah penting untuk menjaga keamanan kulit. Di pasaran, produk perawatan wajah tersedia dalam berbagai merek dan harga. Namun, tidak semua produk yang dijual secara online maupun offline memiliki izin edar yang sesuai. Ada pula produk yang mencantumkan nomor BPOM pada kemasan, tetapi nomor tersebut belum tentu cocok dengan produk yang sebenarnya.
Cara cek skincare BPOM asli atau palsu dapat dilakukan melalui situs resmi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) maupun aplikasi BPOM Mobile. Pemeriksaan ini membantu konsumen mencocokkan nomor notifikasi, nama produk, merek, dan informasi perusahaan yang tercatat. Dengan melakukan pengecekan sebelum membeli, risiko memilih produk ilegal atau produk dengan identitas yang mencurigakan dapat dikurangi.
Apa Itu Nomor BPOM pada Skincare dan Mengapa Perlu Dicek?
Nomor BPOM pada skincare umumnya merujuk pada nomor notifikasi kosmetik yang diterbitkan setelah produk melalui proses notifikasi sesuai ketentuan. Kosmetik yang diedarkan di Indonesia pada prinsipnya harus memiliki izin edar berupa notifikasi, kecuali kategori tertentu yang memang dikecualikan oleh peraturan.
Nomor notifikasi kosmetik umumnya terdiri atas dua huruf diikuti sebelas digit angka. Contoh formatnya adalah NA12345678901. Huruf awal dan huruf berikutnya menunjukkan kode yang berkaitan dengan kategori atau asal produksi kosmetik sesuai sistem penomoran BPOM.
Nomor tersebut bukan sekadar tulisan untuk mempercantik kemasan. Nomor notifikasi dapat digunakan untuk mencari informasi produk pada basis data resmi BPOM. Karena itu, konsumen perlu memeriksa apakah nomor yang dicantumkan benar-benar terdaftar dan cocok dengan produk yang dibeli.
Ada beberapa alasan mengapa nomor BPOM skincare perlu diperiksa.
-
Memastikan produk tercatat di BPOM. Konsumen dapat mengetahui apakah nomor notifikasi ditemukan dalam basis data resmi.
-
Mencocokkan identitas produk. Nama, merek, dan perusahaan yang tercatat perlu sesuai dengan informasi pada kemasan.
-
Mengurangi risiko membeli produk ilegal. Nomor yang tidak ditemukan atau tidak cocok dapat menjadi tanda bahwa produk perlu diperiksa lebih lanjut.
-
Menghindari penyalahgunaan nomor produk lain. Nomor notifikasi yang valid bisa saja dicantumkan secara tidak sah pada produk berbeda.
-
Mendukung keputusan pembelian yang lebih aman. Konsumen dapat mempertimbangkan hasil pemeriksaan bersama kondisi kemasan, label, dan tanggal kedaluwarsa.
Meski demikian, nomor BPOM yang valid bukan jaminan bahwa setiap unit produk yang dijual pasti asli. Produk tiruan dapat menggunakan nomor milik produk lain. Oleh sebab itu, pemeriksaan harus dilakukan dengan mencocokkan seluruh informasi yang tersedia, bukan hanya memastikan ada tulisan BPOM pada kemasan.
Cara Cek Skincare BPOM Asli atau Palsu Lewat Website Resmi
Cara paling mudah untuk memeriksa nomor BPOM skincare adalah melalui situs resmi Cek Produk BPOM. Layanan ini dapat digunakan untuk mencari produk berdasarkan nama produk, merek, nomor izin edar, atau nama pendaftar.
Berikut langkah-langkahnya.
1. Buka situs resmi Cek BPOM
Kunjungi alamat berikut melalui browser di HP atau komputer:
Pastikan alamat situs benar-benar menggunakan domain resmi BPOM. Hindari situs tidak dikenal yang meminta pembayaran atau data pribadi untuk melakukan pengecekan.
2. Pilih kolom pencarian produk
Pada halaman utama, cari bagian pencarian produk. Situs menyediakan pilihan pencarian menggunakan informasi seperti nama produk, merek, nomor izin edar atau notifikasi, dan nama pendaftar.
3. Masukkan nomor BPOM skincare
Jika nomor notifikasi tercantum pada kemasan, masukkan nomor tersebut ke kolom pencarian. Pastikan huruf dan seluruh angka dimasukkan dengan benar.
Sebagai contoh, jika kemasan menampilkan nomor dengan format NA diikuti sebelas digit angka, masukkan nomor lengkap tersebut tanpa mengubah susunannya.
4. Klik tombol Cari
Tekan tombol pencarian dan tunggu sampai sistem menampilkan hasil. Jika produk ditemukan, periksa informasi yang muncul, terutama nama produk, merek, dan pendaftar.
5. Cocokkan hasil dengan kemasan
Jangan hanya melihat apakah hasil pencarian muncul. Pastikan identitas produk pada situs sesuai dengan produk yang sedang diperiksa.
Jika nomor tersebut ternyata terdaftar untuk produk lain, jangan menganggap skincare yang diperiksa otomatis asli. Ketidaksesuaian tersebut perlu diklarifikasi kepada penjual atau dilaporkan melalui kanal resmi BPOM.
6. Ulangi pencarian menggunakan nama produk
Jika nomor tidak ditemukan, cobalah mencari berdasarkan nama produk atau merek. Cara ini dapat membantu mengetahui apakah terdapat kesalahan penulisan nomor atau apakah produk memang tidak ditemukan dalam basis data.
Jika tetap tidak ditemukan, tunda penggunaan produk sampai statusnya dapat dipastikan.
Situs resmi BPOM juga menyediakan informasi mengenai produk yang masuk dalam penjelasan publik atau mendapatkan peringatan. Informasi tersebut dapat diperiksa melalui halaman Cek Produk BPOM.
Cara Mengecek Nomor Registrasi BPOM pada Kemasan Skincare
Nomor notifikasi kosmetik umumnya tercetak pada kemasan produk, baik pada botol, tube, kotak luar, maupun label produk. Letaknya dapat berbeda-beda tergantung desain kemasan dan jenis produk.
Berikut cara memeriksanya.
1. Cari nomor notifikasi pada kemasan
Periksa bagian belakang, bawah, atau sisi kemasan. Cari tulisan nomor notifikasi atau nomor yang diawali kode seperti NA, NB, NC, ND, atau NE, kemudian diikuti sebelas digit angka.
Contoh format nomor notifikasi kosmetik adalah:
NA12345678901
Nomor tersebut hanya contoh format, bukan nomor registrasi untuk produk tertentu.
2. Pastikan nomor terbaca dengan jelas
Nomor yang tercetak buram, terhapus, tertutup stiker, atau tampak seperti hasil cetakan ulang perlu diperiksa lebih lanjut. Namun, kondisi cetakan saja tidak cukup untuk menyimpulkan bahwa produk palsu.
3. Masukkan nomor ke situs BPOM
Buka Cek Produk BPOM, kemudian masukkan nomor lengkap pada kolom pencarian.
4. Periksa status dan identitas produk
Jika hasil ditemukan, cocokkan nomor tersebut dengan nama produk dan informasi lainnya. Jangan berhenti hanya karena nomor terlihat memiliki format yang benar.
5. Periksa kode 2D atau QR jika tersedia
Sejumlah kosmetik mencantumkan 2D Barcode BPOM pada kemasan. Jika tersedia, kode tersebut dapat dipindai menggunakan aplikasi BPOM Mobile untuk membantu memeriksa informasi produk.
Perlu dipahami bahwa QR code biasa tidak selalu merupakan kode resmi BPOM. Pastikan kode yang dipindai memang digunakan untuk pemeriksaan produk dan hasilnya sesuai dengan informasi resmi.
BPOM menjelaskan bahwa 2D Barcode pada kosmetik digunakan untuk mendukung identifikasi dan penelusuran produk. Informasi lebih lanjut tersedia melalui FAQ Penandaan Kosmetika BPOM.
Cara Mencocokkan Nama Produk, Merek, dan Produsen dengan Data BPOM
Salah satu pemeriksaan paling penting adalah mencocokkan informasi pada kemasan dengan data yang ditampilkan situs resmi BPOM. Langkah ini diperlukan karena nomor notifikasi yang benar dapat disalahgunakan oleh pihak yang menjual produk tiruan.
Berikut informasi yang perlu diperiksa.
1. Nama produk
Pastikan nama produk pada kemasan sesuai dengan nama yang tercantum dalam hasil pencarian. Perhatikan perbedaan nama yang signifikan, misalnya produk krim wajah yang menggunakan nomor terdaftar untuk produk pembersih wajah.
Perbedaan kecil dalam penulisan perlu ditinjau secara cermat, tetapi jangan langsung menganggap setiap variasi nama sebagai bukti pemalsuan.
2. Merek skincare
Cocokkan merek yang tercantum pada kemasan dengan merek dalam data BPOM. Jika nomor terdaftar untuk merek berbeda, jangan menganggap produk yang diperiksa telah terverifikasi hanya karena nomor tersebut ditemukan.
3. Nama perusahaan atau pendaftar
Periksa nama pendaftar atau perusahaan yang tercantum dalam hasil pencarian. Data ini dapat membantu mengetahui pihak yang bertanggung jawab atas notifikasi produk.
Nama pendaftar tidak selalu sama dengan nama toko yang menjual produk. Karena itu, perbedaan antara penjual dan pendaftar tidak otomatis menunjukkan bahwa produk palsu.
4. Jenis dan bentuk produk
Periksa apakah data BPOM sesuai dengan jenis produk yang dibeli. Misalnya, nomor yang tercatat untuk serum tidak semestinya langsung dianggap cocok untuk produk lain hanya karena berasal dari merek yang sama.
5. Informasi kemasan dan kedaluwarsa
Periksa apakah kemasan masih utuh, label terbaca, komposisi tersedia, serta tanggal kedaluwarsa belum terlewati. Produk yang memiliki nomor notifikasi valid tetap tidak sebaiknya digunakan jika kemasannya rusak atau kondisinya mencurigakan.
Untuk mempermudah pemeriksaan, gunakan prinsip Cek KLIK dari BPOM: Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa.
Jika semua informasi utama cocok, hal tersebut menjadi indikasi yang lebih baik dibandingkan hanya menemukan nomor BPOM. Namun, pemeriksaan basis data tetap tidak dapat menjamin keaslian setiap unit produk secara mutlak.
Cara Cek Keaslian Skincare Menggunakan Aplikasi BPOM Mobile
Selain melalui website, konsumen dapat menggunakan aplikasi BPOM Mobile untuk memeriksa izin edar produk. BPOM menyediakan fitur pemindaian kode 2D serta pencarian nomor izin edar secara manual.
Berikut cara menggunakannya.
1. Unduh aplikasi BPOM Mobile
Cari aplikasi BPOM Mobile melalui toko aplikasi resmi di perangkat Android atau iPhone. Pastikan aplikasi yang dipilih merupakan aplikasi resmi BPOM.
Anda juga dapat membuka informasi aplikasi melalui halaman BPOM Mobile.
2. Buka aplikasi
Setelah aplikasi terpasang, buka dan ikuti petunjuk yang ditampilkan. Berikan izin kamera jika diperlukan untuk menggunakan fitur pemindaian kode.
3. Pilih fitur pemindaian produk
Cari menu pemindaian atau scan produk. Nama menu dapat berubah mengikuti pembaruan aplikasi.
4. Pindai 2D Barcode pada kemasan
Arahkan kamera ke kode 2D yang relevan pada kemasan skincare. Pastikan kode terlihat jelas dan pencahayaan cukup agar pemindaian berhasil.
5. Periksa hasil verifikasi
Jika informasi produk berhasil ditampilkan, cocokkan nama produk, nomor izin edar, dan data pelaku usaha dengan informasi pada kemasan.
6. Gunakan pencarian manual jika pemindaian gagal
Apabila kode tidak dapat dipindai, gunakan fitur pemeriksaan nomor izin edar atau pencarian produk secara manual jika tersedia. Masukkan nomor notifikasi secara lengkap, lalu periksa hasilnya.
7. Laporkan produk mencurigakan
Jika produk tidak ditemukan atau informasi yang muncul tidak sesuai, jangan langsung menyimpulkan penyebabnya. Periksa ulang nomor dan nama produk melalui website resmi. Jika tetap mencurigakan, gunakan kanal pengaduan BPOM.
Penting diketahui bahwa keberhasilan memindai kode tidak boleh dijadikan satu-satunya bukti keaslian. Periksa juga apakah data yang muncul sesuai dengan produk fisik yang dimiliki.
Ciri-Ciri Skincare yang Nomor BPOM-nya Palsu atau Tidak Sesuai
Ada beberapa tanda yang perlu diwaspadai saat memeriksa skincare. Tanda-tanda ini bukan selalu bukti mutlak bahwa produk palsu, tetapi dapat menjadi alasan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
1. Nomor BPOM tidak ditemukan
Jika nomor notifikasi tidak muncul dalam pencarian resmi, periksa kembali penulisan nomor dan coba cari berdasarkan nama produk. Jika tetap tidak ditemukan, jangan menganggap produk tersebut sudah memiliki izin edar.
2. Nomor BPOM mengarah ke produk berbeda
Ini merupakan tanda yang patut dicurigai. Misalnya, kemasan menampilkan nama serum, tetapi nomor yang dimasukkan justru mengarah ke produk dengan nama atau jenis berbeda.
3. Nama merek tidak cocok
Jika merek pada kemasan berbeda dari data BPOM, lakukan verifikasi lebih lanjut. Nomor yang valid untuk suatu merek tidak otomatis berlaku untuk merek lain.
4. Informasi perusahaan tidak sesuai
Perbedaan nama pendaftar atau produsen perlu ditinjau dengan hati-hati. Beberapa produk menggunakan perusahaan pemilik merek, perusahaan kontrak produksi, atau importir yang berbeda. Karena itu, perbedaan tersebut harus dinilai berdasarkan data resmi, bukan dugaan semata.
5. Kemasan menunjukkan tanda mencurigakan
Waspadai kemasan yang rusak, segel terbuka sebelum digunakan, cetakan tidak jelas, label yang tampak ditimpa, atau informasi produk yang tidak lengkap.
6. Harga sangat tidak wajar
Harga yang jauh lebih murah daripada harga normal dapat menjadi alasan untuk memeriksa penjual dan keaslian produk. Akan tetapi, harga murah saja tidak membuktikan bahwa produk palsu.
7. Penjual tidak dapat memberikan informasi produk yang jelas
Berhati-hatilah jika penjual menghindari pertanyaan tentang asal produk, tidak menyediakan informasi yang memadai, atau meminta pembeli mengabaikan hasil pemeriksaan BPOM.
Jika menemukan beberapa tanda tersebut sekaligus, sebaiknya tunda penggunaan produk dan lakukan pengecekan melalui kanal resmi.
Penyebab Nomor BPOM Skincare Tidak Ditemukan di Website Resmi
Nomor BPOM yang tidak ditemukan belum tentu langsung membuktikan pemalsuan. Ada beberapa kemungkinan yang perlu diperiksa sebelum mengambil keputusan.
1. Salah memasukkan nomor
Kesalahan satu angka atau huruf saja dapat membuat pencarian gagal. Periksa nomor pada kemasan, lalu masukkan kembali secara lengkap.
2. Salah memilih kata kunci
Jika pencarian berdasarkan nomor tidak memberikan hasil, coba gunakan nama produk, merek, atau nama pendaftar. Pastikan kata kunci tidak mengandung kesalahan penulisan.
3. Data produk mengalami perubahan status
Nomor notifikasi kosmetik memiliki masa berlaku dan dapat mengalami pembatalan sesuai ketentuan. BPOM mencantumkan masa berlaku nomor notifikasi kosmetik selama tiga tahun, tetapi status produk tertentu tetap perlu diperiksa melalui data resmi.
4. Produk menggunakan nomor milik produk lain
Nomor yang dicantumkan pada kemasan bisa saja salah atau disalahgunakan. Jika hasil pencarian mengarah ke produk berbeda, jangan menggunakan nomor tersebut sebagai bukti bahwa produk yang dimiliki telah terdaftar.
5. Gangguan akses atau pencarian
Situs mungkin mengalami gangguan sementara atau hasil pencarian belum tampil sebagaimana mestinya. Coba kembali beberapa saat kemudian atau gunakan aplikasi BPOM Mobile sebagai alternatif.
6. Produk memang tidak memiliki notifikasi yang sesuai
Jika nomor dan nama produk tetap tidak ditemukan setelah diperiksa dengan benar, ada kemungkinan produk tidak terdaftar sebagaimana mestinya. Jangan menggunakan produk sampai statusnya dapat dipastikan.
Apa yang harus dilakukan jika nomor BPOM mencurigakan?
Lakukan pemeriksaan ulang melalui situs resmi dan aplikasi BPOM Mobile. Jika ketidaksesuaian tetap ditemukan, konsumen dapat menyampaikan laporan melalui kanal resmi BPOM, termasuk aplikasi BPOM Mobile atau layanan HALOBPOM.
Informasi pengaduan dapat diperiksa melalui situs resmi BPOM. Hindari menyebarkan tuduhan bahwa suatu merek pasti palsu sebelum ada verifikasi yang memadai.
FAQ
Apakah skincare yang memiliki nomor BPOM pasti asli?
Belum tentu. Nomor yang valid dapat disalahgunakan pada produk tiruan. Cocokkan nomor, nama produk, merek, dan informasi perusahaan dengan data resmi serta periksa kondisi kemasan.
Bagaimana jika nomor BPOM tidak ditemukan?
Periksa kembali nomor, lalu cari menggunakan nama produk atau merek. Jika tetap tidak ditemukan, tunda penggunaan dan tanyakan kepada BPOM melalui kanal resmi.
Apakah skincare tanpa nomor BPOM boleh digunakan?
Kosmetik yang diedarkan di Indonesia pada prinsipnya wajib memiliki notifikasi BPOM, kecuali kategori tertentu yang dikecualikan oleh peraturan. Konsumen sebaiknya tidak menggunakan produk yang status legalitasnya belum jelas.
Apakah BPOM Mobile bisa memeriksa skincare palsu?
BPOM Mobile membantu memeriksa informasi izin edar melalui pemindaian kode atau pencarian manual. Namun, hasil pemeriksaan perlu dicocokkan dengan produk fisik karena nomor atau kode dapat disalahgunakan.
Apakah nomor BPOM yang terdaftar menjamin skincare cocok untuk kulit?
Tidak. Notifikasi BPOM bukan jaminan bahwa produk pasti cocok untuk semua orang. Reaksi kulit dapat berbeda-beda, sehingga konsumen tetap perlu memperhatikan komposisi, petunjuk penggunaan, dan kemungkinan iritasi.
Kesimpulan
Cara cek skincare BPOM asli atau palsu dapat dilakukan melalui website resmi Cek Produk BPOM dan aplikasi BPOM Mobile. Periksa nomor notifikasi, cocokkan nama produk dan merek, serta perhatikan informasi perusahaan dan kondisi kemasan sebelum menggunakan skincare.
Jika nomor tidak ditemukan atau hasil pencarian mengarah ke produk berbeda, jangan langsung menganggap produk tersebut aman. Lakukan pemeriksaan ulang dan hubungi BPOM melalui kanal resmi jika diperlukan. Kebiasaan memeriksa izin edar, label, kemasan, dan tanggal kedaluwarsa dapat membantu konsumen membuat keputusan pembelian yang lebih aman.