Cara Membuat Kartu Keluarga Online dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin mengurus KK baru atau memperbarui data keluarga tanpa harus berulang kali datang ke kantor Dukcapil. Pengajuan umumnya dilakukan melalui layanan administrasi kependudukan online yang disediakan Dinas Dukcapil kabupaten atau kota sesuai domisili penduduk.
Hal yang perlu dipahami adalah kanal pelayanan online tidak selalu sama di setiap daerah karena pemerintah daerah dapat menyediakan aplikasi, situs, atau mekanisme layanan masing-masing. Karena itu, pemohon perlu memastikan layanan yang digunakan benar-benar berasal dari Dukcapil setempat sebelum mengunggah KTP, KK, akta, atau dokumen pribadi lainnya.
Apa Itu Kartu Keluarga dan Kapan Perlu Membuat KK Baru?
Kartu Keluarga merupakan dokumen kependudukan yang memuat informasi mengenai susunan, hubungan, dan identitas anggota dalam sebuah keluarga. Di dalamnya terdapat informasi seperti nomor KK, nama kepala keluarga, NIK anggota keluarga, tempat tanggal lahir, pendidikan, pekerjaan, status perkawinan, dan hubungan dalam keluarga.
Setiap keluarga mempunyai nomor Kartu Keluarga yang menjadi bagian penting dalam administrasi kependudukan. Dokumen ini sering digunakan sebagai dasar verifikasi ketika mengurus KTP, akta kelahiran, pendaftaran sekolah, layanan kesehatan, perbankan, bantuan sosial, dan berbagai layanan publik lainnya.
Pembuatan KK tidak hanya dilakukan oleh pasangan yang baru menikah. Dokumen tersebut juga perlu diperbarui ketika terjadi peristiwa kependudukan yang menyebabkan susunan atau informasi anggota keluarga berubah.
Setelah Menikah dan Membentuk Keluarga Baru
Pasangan yang sudah menikah dan ingin membentuk satu keluarga dapat mengurus penerbitan KK baru. Data pasangan kemudian disesuaikan berdasarkan dokumen perkawinan dan data kependudukan yang tercatat.
Proses tersebut dapat menyebabkan nama seseorang dikeluarkan dari KK orang tua kemudian dimasukkan ke KK keluarga baru. Karena berkaitan dengan perubahan susunan keluarga, dokumen pendukung harus sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Setelah Terjadi Kelahiran Anak
Kelahiran anak menyebabkan adanya anggota baru yang perlu dicatat dalam administrasi keluarga. Data anak kemudian dapat dimasukkan ke dalam KK setelah persyaratan pencatatan kelahirannya dipenuhi.
Dalam sejumlah layanan Dukcapil, pencatatan kelahiran dapat terintegrasi dengan penerbitan dokumen kependudukan lainnya. Mekanisme yang tersedia tetap perlu diperiksa melalui Dukcapil kabupaten atau kota masing-masing.
Ada Anggota Keluarga yang Meninggal Dunia
Kematian anggota keluarga juga mengubah susunan yang tercatat pada KK. Keluarga perlu melaporkan peristiwa tersebut agar data kependudukan dapat diperbarui berdasarkan dokumen pencatatan kematian.
Pembaruan penting dilakukan meskipun keluarga masih mempunyai cetakan KK sebelumnya. Dokumen lama dapat memiliki informasi yang tidak lagi sama dengan data terbaru dalam sistem kependudukan.
Pindah Domisili
Perpindahan penduduk dapat menyebabkan seseorang keluar dari satu KK dan masuk ke KK lain atau membentuk keluarga tersendiri. Prosesnya bergantung pada jenis perpindahan dan kondisi keluarga pemohon.
Karena perpindahan berkaitan dengan data alamat, selesaikan prosedur perpindahan sesuai ketentuan Dukcapil. Setelah data diperbarui, KK dapat diterbitkan dengan informasi alamat dan susunan anggota yang baru.
Perubahan Status Perkawinan
Perkawinan maupun perceraian dapat menyebabkan informasi status perkawinan pada dokumen kependudukan perlu diperbarui. Dalam kondisi tertentu, perubahan tersebut juga berpengaruh terhadap susunan anggota dalam KK.
Dokumen pendukung harus sesuai dengan peristiwa yang dilaporkan. Jangan mengajukan perubahan status hanya berdasarkan keterangan lisan tanpa dokumen yang dipersyaratkan.
Ada Data yang Salah
KK juga perlu diperbarui apabila ditemukan kesalahan nama, tanggal lahir, hubungan keluarga, status perkawinan, pendidikan, pekerjaan, atau elemen data lainnya. Pemohon harus menyiapkan dokumen yang menjadi dasar pembetulan tersebut.
Jangan membiarkan perbedaan data terlalu lama karena KK sering menjadi rujukan dalam pelayanan publik. Ketidaksesuaian antara KK, KTP, akta kelahiran, dan dokumen lain dapat menimbulkan kendala ketika melakukan verifikasi identitas.
Siapa yang Bisa Mengajukan Pembuatan Kartu Keluarga Secara Online?
Pengajuan KK pada dasarnya dilakukan oleh penduduk yang membutuhkan penerbitan atau perubahan dokumen keluarga dan memenuhi persyaratan administrasi. Jenis permohonan menentukan dokumen apa yang harus dilampirkan ketika mengajukan layanan.
Layanan online tidak mengubah prinsip tersebut karena Dukcapil tetap melakukan verifikasi terhadap identitas pemohon dan dasar perubahan data. Perbedaannya terletak pada cara formulir dan dokumen dikirimkan secara elektronik.
Pasangan yang Baru Menikah
Pasangan yang sudah mencatatkan perkawinannya dapat mengajukan perubahan administrasi untuk membentuk keluarga baru. Dokumen perkawinan menjadi salah satu dasar penting untuk menyesuaikan status dan susunan keluarga.
Pastikan perkawinan sudah mempunyai dokumen resmi yang dapat digunakan dalam pelayanan administrasi kependudukan. Data pasangan juga perlu sesuai dengan informasi yang tercatat pada sistem Dukcapil.
Penduduk yang Baru Pindah
Seseorang atau keluarga yang berpindah domisili dapat membutuhkan KK baru di alamat tujuan. Proses tersebut biasanya berkaitan dengan penyelesaian administrasi perpindahan penduduk.
Jangan langsung mengajukan KK baru sebelum memastikan proses perpindahan yang diperlukan telah selesai. Sistem Dukcapil perlu mempunyai dasar untuk memindahkan data penduduk dari alamat sebelumnya.
Kepala Keluarga atau Anggota Keluarga
Dalam layanan tertentu, pengajuan dapat dilakukan oleh kepala keluarga atau anggota keluarga yang berkepentingan sesuai jenis pelayanan. Sistem online daerah dapat meminta akun pemohon yang telah diverifikasi menggunakan NIK dan informasi kontak.
Jika pengurusan diwakilkan, periksa terlebih dahulu apakah Dukcapil setempat memperbolehkan perwakilan dan dokumen tambahan apa yang diperlukan. Jangan memberikan akun layanan Dukcapil kepada jasa atau orang yang tidak dikenal.
Keluarga yang Mengalami Perubahan Data
Pemohon juga dapat mengajukan perubahan ketika terjadi kelahiran, kematian, perkawinan, perceraian, perubahan pendidikan, pekerjaan, atau elemen lainnya. Dokumen pendukung akan disesuaikan dengan jenis perubahan yang diminta.
Pengajuan online tidak berarti data pada KK dapat diubah sendiri tanpa verifikasi Dukcapil. Setiap perubahan harus mempunyai dasar dokumen yang dapat diperiksa oleh petugas.
Cara Membuat Kartu Keluarga Online Melalui Layanan Dukcapil
Tidak ada satu alamat layanan online pemerintah daerah yang dapat diasumsikan mempunyai tampilan dan prosedur identik untuk seluruh Indonesia. Pemerintah kabupaten dan kota dapat menyediakan portal, aplikasi, WhatsApp pelayanan, atau kanal digital lainnya untuk pelayanan administrasi kependudukan.
Karena itu, langkah pertama bukan mencari situs acak dengan kata kunci "buat KK online". Cari kanal resmi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil sesuai kabupaten atau kota tempat pelayanan administrasi kependudukan Anda.
1. Cari Layanan Resmi Dukcapil Daerah
Buka situs pemerintah kabupaten atau kota maupun situs resmi Dinas Dukcapil setempat. Cari bagian pelayanan online untuk mengetahui kanal yang sedang digunakan.
Pastikan domain, nomor WhatsApp, atau aplikasi tersebut tercantum pada kanal pemerintah resmi. Jangan mengunggah KTP dan KK pada website yang tidak jelas pengelolanya.
2. Buka Layanan Administrasi Kependudukan
Masuk ke portal atau aplikasi pelayanan yang disediakan Dukcapil daerah. Pilih layanan yang berkaitan dengan Kartu Keluarga.
Nama menu dapat berbeda, misalnya Kartu Keluarga, Penerbitan KK, KK Baru, atau Perubahan Kartu Keluarga. Pilih berdasarkan kebutuhan sebenarnya, bukan hanya berdasarkan kemiripan nama.
3. Buat Akun Jika Diperlukan
Beberapa sistem meminta pengguna membuat akun sebelum mengajukan permohonan. Pemohon biasanya perlu memasukkan NIK, nama, nomor HP, email, atau informasi lain untuk proses verifikasi.
Gunakan nomor HP dan email yang aktif karena informasi mengenai status permohonan dapat dikirim melalui kanal tersebut. Jangan menggunakan email sementara karena dokumen elektronik atau pemberitahuan penting mungkin dikirim setelah proses selesai.
4. Pilih Jenis Pengajuan KK
Setelah berhasil masuk, tentukan jenis layanan yang diperlukan. Misalnya penerbitan KK baru karena perkawinan, perubahan anggota keluarga, pindah datang, kelahiran, kematian, atau perubahan data.
Pemilihan layanan menentukan dokumen yang nantinya diminta sistem. Kesalahan memilih kategori dapat menyebabkan permohonan dikembalikan oleh petugas.
5. Isi Data Pemohon
Masukkan NIK, nomor KK jika sudah memilikinya, nama, alamat, nomor HP, email, dan informasi lain sesuai formulir. Gunakan data yang sama dengan dokumen kependudukan.
Periksa setiap digit NIK sebelum melanjutkan. Kesalahan satu angka saja dapat membuat sistem tidak menemukan data atau menghubungkan permohonan dengan penduduk yang salah.
6. Unggah Dokumen Persyaratan
Upload dokumen yang diminta berdasarkan jenis permohonan. Pastikan foto atau scan terlihat jelas, tidak terpotong, dan ukurannya memenuhi ketentuan sistem.
Gunakan format file yang diterima portal, misalnya JPG, JPEG, PNG, atau PDF jika tersedia. Jika ukuran terlalu besar, lakukan kompresi tanpa membuat tulisan pada dokumen menjadi sulit dibaca.
7. Kirim Permohonan
Periksa kembali formulir sebelum menekan Kirim, Ajukan, atau tombol serupa. Pastikan jenis permohonan dan seluruh dokumen sudah sesuai.
Setelah berhasil, simpan nomor permohonan atau bukti registrasi. Nomor tersebut dapat digunakan untuk memeriksa perkembangan proses apabila layanan daerah menyediakan fitur pelacakan.
Dokumen dan Persyaratan yang Harus Disiapkan untuk Membuat KK
Persyaratan pembuatan KK tidak dapat disamakan untuk semua kondisi karena dokumen dasarnya bergantung pada alasan penerbitan. KK baru akibat perkawinan tentunya mempunyai dasar berbeda dengan perubahan KK akibat kelahiran atau kematian.
Karena itu, gunakan daftar berikut sebagai persiapan umum dan tetap ikuti persyaratan yang ditampilkan Dukcapil daerah. Petugas dapat meminta dokumen tambahan apabila diperlukan untuk membuktikan peristiwa kependudukan yang diajukan.
KTP-el
KTP-el diperlukan untuk mencocokkan identitas pemohon dengan data kependudukan. Siapkan KTP anggota keluarga yang berkaitan dengan perubahan apabila diminta dalam layanan.
Foto seluruh bagian KTP dengan jelas dan jangan menutupi informasi penting. Hindari pantulan cahaya yang membuat NIK atau nama tidak terbaca.
Kartu Keluarga Lama
Untuk perubahan data atau susunan keluarga, KK sebelumnya biasanya menjadi dokumen penting dalam proses pengajuan. Dokumen tersebut membantu petugas mengetahui kondisi keluarga sebelum perubahan dilakukan.
Gunakan KK terbaru yang Anda miliki. Jangan mengunggah KK versi lama apabila keluarga sudah pernah memperoleh dokumen yang lebih baru.
Buku Nikah atau Akta Perkawinan
Pasangan yang membentuk keluarga baru perlu menyiapkan dokumen perkawinan sesuai status pencatatannya. Dokumen tersebut menjadi dasar perubahan status perkawinan dan hubungan keluarga.
Pastikan nama dan identitas pasangan terbaca pada file yang diunggah. Jika dokumen terdiri dari beberapa halaman yang dibutuhkan, ikuti ketentuan upload pada layanan daerah.
Akta Perceraian
Untuk perubahan yang berkaitan dengan perceraian, dokumen resmi perceraian dapat diperlukan sebagai dasar pembaruan data. Jangan menggunakan surat pernyataan pribadi sebagai pengganti apabila sistem meminta dokumen resmi.
Informasi pada dokumen akan diperiksa dengan data yang tersimpan dalam sistem. Jika terdapat perbedaan identitas, proses mungkin memerlukan klarifikasi lebih lanjut.
Akta Kelahiran atau Dokumen Kelahiran
Penambahan anak ke dalam keluarga berkaitan dengan pencatatan kelahiran. Siapkan dokumen kelahiran yang dipersyaratkan dalam proses tersebut.
Pada pelayanan yang terintegrasi, Dukcapil dapat memproses beberapa dokumen dari satu peristiwa kependudukan. Jenis output yang diterima tetap bergantung pada pelayanan yang tersedia di daerah.
Akta atau Dokumen Kematian
Apabila perubahan KK terjadi karena anggota keluarga meninggal dunia, siapkan dokumen yang menjadi dasar pencatatan kematian. Data anggota tersebut kemudian dapat disesuaikan dalam administrasi kependudukan.
Pastikan proses pencatatan kematian dilakukan dengan benar. Pembaruan tersebut penting agar data kependudukan keluarga mencerminkan kondisi terbaru.
Surat Keterangan Pindah
Dokumen perpindahan dapat diperlukan ketika seseorang pindah ke daerah atau alamat lain sesuai mekanisme perpindahan penduduk. Persyaratannya bergantung pada jenis perpindahan yang dilakukan.
Ikuti alur pindah datang yang diberikan Dukcapil. Jangan hanya mengubah alamat pada formulir KK tanpa menyelesaikan administrasi perpindahan yang menjadi dasarnya.
Email dan Nomor HP Aktif
Walaupun bukan dokumen kependudukan, email dan nomor HP sangat penting dalam pengajuan digital. Keduanya dapat digunakan untuk verifikasi, pemberitahuan status, atau penyampaian dokumen elektronik.
Gunakan kontak milik sendiri atau keluarga yang benar-benar dapat diakses. Jangan menggunakan nomor petugas jasa karena informasi dokumen keluarga dapat terkirim ke nomor tersebut.
Cara Mengisi Formulir dan Mengunggah Dokumen Pengajuan KK
Kesalahan pengisian merupakan salah satu hal yang dapat membuat permohonan perlu diperbaiki meskipun seluruh dokumen sudah tersedia. Karena itu, sebaiknya formulir diisi sambil melihat KTP, KK lama, dan dokumen pendukung lainnya.
Jangan terburu-buru mengirim hanya karena seluruh kolom sudah terisi. Luangkan waktu untuk mencocokkan NIK, nama, tempat tanggal lahir, alamat, dan hubungan keluarga sebelum melakukan submit.
Isi NIK Tanpa Kesalahan
NIK terdiri dari 16 digit dan menjadi identitas penting dalam basis data kependudukan. Masukkan angka persis seperti yang tercantum pada KTP atau KK.
Jangan menambahkan spasi, tanda baca, atau karakter lain kecuali sistem memang memformatnya secara otomatis. Jika muncul keterangan data tidak ditemukan, periksa kembali seluruh digit sebelum menghubungi petugas.
Masukkan Data Kepala Keluarga
Jika formulir meminta informasi kepala keluarga, isi berdasarkan kondisi yang akan dicatat setelah perubahan. Jangan otomatis memasukkan kepala keluarga lama apabila permohonan bertujuan membentuk KK baru.
Periksa nama dan NIK dengan dokumen resmi. Kesalahan pada bagian kepala keluarga dapat memengaruhi susunan yang akan tercetak pada KK baru.
Periksa Hubungan dalam Keluarga
Status hubungan seperti kepala keluarga, istri, anak, atau hubungan lainnya harus diisi berdasarkan keadaan sebenarnya. Informasi ini menjadi bagian yang tercantum pada Kartu Keluarga.
Jika ragu mengenai pilihan yang sesuai, jangan memilih secara acak. Gunakan fasilitas bantuan atau hubungi Dukcapil setempat untuk mendapatkan petunjuk.
Foto Dokumen dengan Benar
Letakkan dokumen pada permukaan datar dan gunakan pencahayaan yang cukup. Ambil foto dari posisi lurus agar seluruh tulisan mudah dibaca.
Jangan menggunakan filter kamera atau mengedit isi dokumen. Pemotongan sederhana dapat dilakukan jika diperlukan, tetapi jangan sampai bagian penting dokumen hilang.
Beri Nama File dengan Jelas
Sebelum upload, ubah nama file agar mudah dibedakan seperti KTP-Pemohon, KK-Lama, Buku-Nikah, atau Akta-Kelahiran. Cara sederhana ini mengurangi risiko salah memasukkan file pada kolom dokumen.
Periksa file satu per satu setelah dipilih. Jangan mengandalkan nama file dari kamera seperti IMG001 karena mudah tertukar dengan dokumen lainnya.
Periksa Ukuran File
Jika sistem menolak upload, periksa batas ukuran dan format file yang diperbolehkan. Foto beresolusi sangat tinggi sering menghasilkan file besar meskipun dokumennya hanya satu halaman.
Kompres file secukupnya apabila diperlukan tetapi pastikan tulisan tetap terbaca. File kecil yang terlalu buram juga dapat menyebabkan petugas kesulitan melakukan verifikasi.
Periksa Preview Sebelum Mengirim
Jika portal menyediakan preview, buka kembali setiap dokumen setelah upload. Pastikan file tidak terbalik, kosong, rusak, atau masuk pada kategori yang salah.
Jangan menekan tombol kirim sebelum seluruh data dan dokumen diperiksa kembali. Koreksi sebelum pengajuan biasanya jauh lebih mudah dibanding memperbaiki permohonan setelah masuk ke proses verifikasi.
Proses Verifikasi hingga Kartu Keluarga Diterbitkan oleh Dukcapil
Setelah permohonan dikirim, data tidak langsung berubah secara otomatis menjadi KK baru. Petugas Dukcapil terlebih dahulu memeriksa kelengkapan dokumen dan kesesuaian permohonan dengan data kependudukan yang tersimpan dalam sistem.
Jika semua persyaratan terpenuhi, perubahan diproses melalui sistem administrasi kependudukan dan dokumen dapat diterbitkan dengan tanda tangan elektronik. Dukcapil telah menerapkan tanda tangan elektronik pada dokumen kependudukan, termasuk Kartu Keluarga.
1. Permohonan Masuk ke Sistem
Setelah menekan Kirim atau Ajukan, permohonan masuk ke antrean pelayanan. Status awal dapat berbeda tergantung aplikasi yang digunakan daerah.
Simpan nomor registrasi apabila diberikan. Nomor tersebut akan memudahkan ketika Anda perlu menanyakan permohonan kepada petugas.
2. Petugas Memeriksa Dokumen
Petugas memeriksa apakah dokumen yang diunggah lengkap dan sesuai dengan jenis layanan. Informasi pada formulir juga dicocokkan dengan dokumen pendukung dan data kependudukan.
Jika ada file yang tidak terbaca atau persyaratan kurang, permohonan dapat dikembalikan untuk diperbaiki. Periksa notifikasi pada aplikasi, email, atau nomor HP secara berkala.
3. Pemohon Melakukan Perbaikan Jika Diminta
Apabila permohonan belum lengkap, ikuti catatan koreksi yang diberikan petugas. Upload kembali dokumen yang diminta atau perbaiki informasi sesuai mekanisme layanan.
Jangan membuat permohonan baru berulang kali jika sistem masih menyediakan fitur perbaikan. Pengajuan ganda justru dapat membuat pemantauan status menjadi lebih membingungkan.
4. Data Diproses dalam Sistem Dukcapil
Setelah dokumen dinyatakan memenuhi persyaratan, petugas melanjutkan proses perubahan atau penerbitan data. Informasi keluarga kemudian disesuaikan berdasarkan peristiwa kependudukan yang diajukan.
Tahap ini bukan sekadar mengubah tampilan file KK. Data yang telah disahkan menjadi bagian dari administrasi kependudukan yang digunakan dalam berbagai layanan publik.
5. Dokumen Mendapat Tanda Tangan Elektronik
Dokumen kependudukan seperti KK menggunakan tanda tangan elektronik sebagai bagian dari proses digitalisasi Dukcapil. Mekanisme tersebut menggantikan kebutuhan tanda tangan basah dan stempel pada dokumen elektronik tertentu.
Karena menggunakan tanda tangan elektronik, KK tidak harus berbentuk kertas khusus seperti dokumen kependudukan pada masa lalu. Dokumen dapat dicetak menggunakan kertas HVS putih sesuai ketentuan dokumen kependudukan.
6. KK Elektronik Diterima
Setelah penerbitan selesai, pemohon dapat menerima informasi atau dokumen melalui mekanisme yang digunakan Dukcapil daerah. Dokumen elektronik memungkinkan masyarakat menyimpan file KK dan melakukan pencetakan sesuai kebutuhan.
Simpan file asli pada penyimpanan yang aman dan buat salinan cadangan. Hindari mengunggah file KK ke media sosial karena dokumen tersebut memuat NIK dan data pribadi seluruh anggota keluarga.
7. Cetak KK Jika Membutuhkan Dokumen Fisik
Dokumen kependudukan selain KTP-el dan KIA telah menggunakan format yang memungkinkan pencetakan pada kertas HVS putih sesuai ketentuan. Masyarakat tidak perlu mencari blanko khusus hanya untuk mencetak KK elektronik.
Gunakan file asli yang diterima dari mekanisme Dukcapil dan jangan mengedit isinya. Perubahan data hanya boleh dilakukan melalui proses administrasi kependudukan yang sah.
Perubahan Verifikasi QR Code Mulai 2026
Ada perubahan penting yang perlu diketahui untuk dokumen kependudukan elektronik. Sejak 1 Januari 2026, tautan pemindaian QR lama pada layanan SIAK tidak lagi berlaku seperti sebelumnya dan verifikasi QR diarahkan melalui aplikasi Identitas Kependudukan Digital.
Karena itu, jangan langsung menganggap KK tidak sah hanya karena QR Code tidak membuka halaman web lama ketika dipindai menggunakan kamera biasa. Gunakan mekanisme verifikasi terbaru yang disediakan Dukcapil jika keaslian dokumen perlu diperiksa.
Berapa Lama Pembuatan KK Online?
Waktu penyelesaian dapat berbeda berdasarkan Dukcapil daerah, kelengkapan dokumen, jenis perubahan, dan antrean pelayanan. Permohonan dengan data lengkap umumnya lebih mudah diproses dibanding pengajuan yang membutuhkan koreksi atau verifikasi tambahan.
Periksa standar pelayanan Dukcapil kabupaten atau kota Anda untuk mengetahui estimasi resmi. Jangan membayar pihak yang menjanjikan penerbitan lebih cepat melalui jalur tidak resmi.
Apakah Membuat KK Dikenakan Biaya?
Pelayanan penerbitan dokumen administrasi kependudukan pada dasarnya tidak dipungut biaya. Waspadai pihak yang meminta pembayaran dengan alasan biaya penerbitan KK melalui jalur pribadi.
Jangan memberikan NIK, foto KTP, KK, kode verifikasi, atau akses akun Dukcapil kepada pihak yang tidak berwenang. Data pada KK mencakup informasi pribadi beberapa anggota keluarga sekaligus sehingga harus disimpan dengan hati-hati.
Kesimpulan
Cara Membuat Kartu Keluarga Online dilakukan melalui layanan Dukcapil yang tersedia di kabupaten atau kota masing-masing dengan memilih jenis permohonan, mengisi formulir, dan mengunggah dokumen pendukung. Persyaratan dapat berbeda untuk KK baru karena perkawinan, kelahiran, kematian, perpindahan, perceraian, maupun perubahan data.
Setelah permohonan dikirim, petugas Dukcapil akan melakukan verifikasi sebelum perubahan diproses dan KK baru diterbitkan secara elektronik. Simpan file dokumen yang diterima dengan aman dan gunakan layanan resmi Dukcapil jika kemudian ditemukan data yang perlu diperbaiki.