Cara Membuat Daftar Pustaka Otomatis di Word dengan Mendeley dapat mempercepat penyusunan makalah, laporan, skripsi, tesis, hingga artikel ilmiah yang menggunakan banyak sumber. Referensi yang sudah tersimpan dapat dimasukkan sebagai sitasi kemudian disusun menjadi daftar pustaka tanpa mengetik nama penulis, tahun, judul, dan informasi penerbit satu per satu.
Pada versi terbaru, pengguna dapat mengelola sumber melalui Mendeley Reference Manager dan menghubungkannya ke Microsoft Word menggunakan Mendeley Cite. Kombinasi tersebut juga memungkinkan gaya sitasi diubah tanpa harus memformat ulang seluruh kutipan dan daftar pustaka secara manual.
Apa Itu Mendeley dan Apa Fungsinya di Microsoft Word?
Mendeley merupakan perangkat pengelola referensi yang membantu pengguna menyimpan, mengatur, membaca, dan menggunakan sumber akademik dalam proses penulisan. Referensi seperti jurnal, buku, prosiding, laporan, dan dokumen lainnya dapat dikumpulkan dalam satu library sehingga lebih mudah ditemukan kembali.
Untuk Microsoft Word, Mendeley menyediakan Mendeley Cite yang berfungsi sebagai add-in untuk memasukkan sitasi dan menghasilkan bibliografi. Add-in tersebut bekerja melalui panel di dalam Word sehingga pengguna tetap dapat melihat dokumen ketika mencari dan memasukkan sumber.
Mendeley Cite dapat digunakan pada Microsoft Word 2016 atau versi lebih baru, Microsoft 365, Word Online, dan Word untuk iPad. Pengguna dapat mengakses library setelah login sehingga Mendeley Reference Manager tidak harus selalu terbuka ketika proses sitasi dilakukan.
Fungsi Mendeley Reference Manager
Mendeley Reference Manager digunakan untuk membangun dan mengelola koleksi referensi. Pengguna dapat memasukkan file PDF, mengedit metadata, membuat collection, melakukan pencarian, hingga mengatur sumber yang digunakan untuk proyek tertentu.
Library tersebut dapat tersinkronisasi dengan akun Mendeley. Perubahan yang dibuat pada referensi kemudian dapat digunakan ketika pengguna mengakses library melalui Mendeley Cite.
Fungsi Mendeley Cite
Mendeley Cite berfungsi untuk menghubungkan library referensi dengan dokumen Word. Melalui add-in ini, pengguna dapat mencari sumber, memasukkan satu atau beberapa sitasi, memilih citation style, dan membuat bibliography.
Pengguna tidak perlu mengetik format kutipan secara manual setiap kali menambahkan sumber. Format akan mengikuti citation style yang sedang digunakan pada dokumen.
Mendeley Reference Manager dan Mendeley Cite Berbeda
Mendeley Reference Manager berfungsi terutama untuk mengelola library referensi. Sementara itu, Mendeley Cite merupakan add-in yang digunakan ketika menulis dan membuat sitasi di Microsoft Word.
Keduanya dapat digunakan dalam satu alur kerja. Referensi dikelola terlebih dahulu di Reference Manager kemudian dipanggil dari Mendeley Cite ketika penulis membutuhkan kutipan.
Bagaimana dengan Mendeley Desktop?
Pengguna lama mungkin mengenal Mendeley Desktop dan Citation Plugin yang mempunyai tampilan berbeda. Tutorial lama di internet karena itu dapat menampilkan menu seperti Install MS Word Plugin yang tidak sama dengan mekanisme Mendeley Cite saat ini.
Jika menggunakan Mendeley Reference Manager terbaru, ikuti alur Mendeley Cite. Jangan bingung jika menu pada aplikasi Anda berbeda dari tutorial Mendeley Desktop yang dibuat beberapa tahun lalu.
Persiapan Sebelum Membuat Daftar Pustaka dengan Mendeley
Daftar pustaka otomatis baru akan menghasilkan informasi yang benar jika metadata sumber pada Mendeley juga benar. Kesalahan nama penulis, tahun, judul, volume, atau DOI dapat ikut muncul pada sitasi dan bibliography meskipun proses pembuatannya dilakukan secara otomatis.
Karena itu, tahap persiapan tidak cukup hanya memasang aplikasinya. Pengguna perlu memastikan akun, library, add-in Word, dan metadata referensi sudah siap sebelum mulai menulis.
1. Siapkan Akun Mendeley
Buat atau gunakan akun Mendeley yang sudah dimiliki. Akun tersebut digunakan untuk mengakses library pada Mendeley Reference Manager dan Mendeley Cite.
Gunakan akun yang sama pada kedua layanan agar referensi dapat diakses dengan lebih mudah. Jika menggunakan akun berbeda, library yang tampil di Word mungkin tidak sesuai dengan referensi yang sebelumnya dimasukkan.
2. Instal Mendeley Reference Manager
Pasang Mendeley Reference Manager pada komputer apabila ingin mengelola referensi melalui aplikasi desktop. Setelah instalasi selesai, buka aplikasi kemudian login menggunakan akun Mendeley.
Mendeley Reference Manager versi Windows saat ini mendukung Windows 10 dan versi lebih baru. Ketersediaan dan persyaratan sistem dapat berubah sehingga pengguna sebaiknya memeriksa informasi versi terbaru sebelum instalasi.
3. Instal Mendeley Cite di Word
Buka Microsoft Word kemudian cari Mendeley Cite melalui sistem add-in Office yang tersedia. Setelah terpasang, Mendeley Cite dapat diakses melalui tab References pada Ribbon Word.
Tekan Mendeley Cite untuk membuka panel di sebelah kanan dokumen. Login menggunakan akun Mendeley agar library referensi dapat dimuat.
4. Masukkan Referensi ke Library
Tambahkan sumber yang akan digunakan ke Mendeley Reference Manager. Pengguna dapat memasukkan PDF, memilih file dari komputer, membuat entry manual, atau mengimpor library dari reference manager lain.
Jangan menunggu sampai seluruh tulisan selesai untuk mengatur sumber. Memasukkan referensi sejak awal akan membuat proses sitasi lebih teratur.
5. Periksa Metadata Referensi
Klik salah satu referensi kemudian periksa informasi yang tersimpan. Pastikan nama penulis, tahun publikasi, judul, nama jurnal atau penerbit, volume, issue, halaman, DOI, dan informasi relevan lainnya sudah benar.
Mendeley dapat mengekstrak metadata ketika PDF dimasukkan, tetapi hasilnya tetap perlu diperiksa. Daftar pustaka otomatis tidak berarti seluruh metadata otomatis selalu benar.
6. Tentukan Gaya Sitasi
Cari tahu citation style yang diminta oleh sekolah, kampus, dosen, jurnal, atau institusi. Beberapa format yang umum dijumpai antara lain APA, IEEE, Harvard, Vancouver, Chicago, dan MLA.
Jangan memilih gaya berdasarkan tampilan yang dianggap paling bagus. Gunakan gaya yang memang diwajibkan pada pedoman penulisan.
Cara Membuat Daftar Pustaka Otomatis di Word dengan Mendeley
Daftar pustaka dapat dibuat setelah setidaknya satu sitasi Mendeley dimasukkan ke dokumen. Mendeley Cite kemudian mengambil seluruh sumber yang telah dikutip dan mengubahnya menjadi bibliography berdasarkan gaya sitasi aktif.
Keuntungan utama metode ini adalah daftar dapat menyesuaikan ketika sumber baru ditambahkan. Pada gaya bernomor, perubahan urutan sitasi juga dapat menyebabkan nomor referensi diperbarui secara otomatis.
1. Buka Dokumen Microsoft Word
Buka makalah, skripsi, laporan, atau dokumen lain yang sedang dikerjakan. Pastikan Mendeley Cite sudah tersedia pada Word dan akun dapat digunakan.
Simpan dokumen sebelum melakukan perubahan besar. Kebiasaan ini berguna untuk mengurangi risiko kehilangan pekerjaan jika Word mengalami masalah.
2. Masukkan Sitasi ke Dalam Dokumen
Tempatkan kursor pada bagian kalimat yang membutuhkan sumber. Buka References kemudian pilih Mendeley Cite untuk menampilkan panel referensi.
Cari sumber yang diperlukan dari library. Centang referensi kemudian tekan Insert citation untuk memasukkannya ke dokumen.
3. Masukkan Semua Sumber yang Digunakan
Ulangi proses tersebut pada setiap bagian tulisan yang menggunakan referensi. Satu bagian juga dapat menggunakan beberapa referensi jika memang membutuhkan lebih dari satu sumber.
Pastikan hanya sumber yang benar-benar mendukung pernyataan yang dimasukkan. Banyaknya sitasi tidak otomatis membuat tulisan menjadi lebih ilmiah jika sumbernya tidak relevan.
4. Buat Bagian Daftar Pustaka
Setelah penulisan selesai, arahkan kursor ke halaman tempat daftar pustaka ingin diletakkan. Biasanya bagian ini ditempatkan setelah penutup atau bagian akhir tulisan sesuai struktur dokumen.
Tuliskan judul Daftar Pustaka jika format dokumen mengharuskannya. Setelah itu, letakkan kursor pada baris tempat daftar referensi akan muncul.
5. Buka Mendeley Cite
Buka kembali References lalu tekan Mendeley Cite. Panel add-in akan tampil pada bagian kanan Microsoft Word.
Pastikan akun yang digunakan memuat library yang benar. Jika referensi tidak terlihat, periksa login dan sinkronisasi akun.
6. Pilih Insert Bibliography
Pada panel Mendeley Cite, buka menu More. Kemudian pilih Insert Bibliography untuk menghasilkan daftar sumber yang sudah dikutip.
Mendeley akan memasukkan bibliography pada posisi kursor. Format setiap referensi akan mengikuti citation style yang sedang aktif.
7. Periksa Hasil Daftar Pustaka
Baca kembali seluruh daftar yang dihasilkan. Perhatikan nama penulis, tahun, judul, nama jurnal atau penerbit, volume, halaman, DOI, dan elemen lainnya sesuai jenis sumber.
Jika menemukan kesalahan, jangan langsung mengetik ulang daftar pustaka secara manual. Perbaiki metadata sumber di library kemudian lakukan pembaruan referensi.
8. Perbarui Referensi Jika Ada Perubahan
Jika metadata telah diperbaiki, buka menu More pada Mendeley Cite. Gunakan Refresh References agar perubahan diterapkan pada sitasi dan bibliography di dokumen.
Fitur tersebut juga dapat membantu memperbarui bibliography setelah perubahan dilakukan pada kutipan. Dengan begitu, pengguna tidak perlu menghapus kemudian membuat seluruh daftar dari awal.
Apakah Daftar Pustaka Akan Bertambah Otomatis?
Mendeley Cite dapat memperbarui susunan bibliography ketika sitasi tambahan dimasukkan. Referensi baru yang dikutip akan ikut menjadi bagian daftar pustaka sesuai mekanisme Mendeley Cite.
Pada gaya seperti IEEE, perubahan posisi sitasi dapat memengaruhi penomoran referensi. Sistem akan menyesuaikan urutannya sehingga pengguna tidak perlu mengganti nomor satu per satu.
Cara Memasukkan dan Mengelola Referensi di Mendeley
Kualitas bibliography sangat bergantung pada kualitas library yang digunakan. Library yang dipenuhi metadata salah atau referensi duplikat dapat menghasilkan daftar pustaka yang juga berantakan.
Mendeley Reference Manager menyediakan beberapa metode untuk memasukkan sumber. Pilih metode berdasarkan format referensi yang tersedia dan tetap lakukan verifikasi setelah proses impor.
Memasukkan Referensi dari PDF
Buka Mendeley Reference Manager kemudian drag and drop file PDF ke jendela aplikasi. Mendeley akan mencoba membaca metadata dan membuat entry referensi berdasarkan dokumen tersebut.
Cara ini praktis ketika sudah mempunyai kumpulan artikel jurnal dalam format PDF. Beberapa file juga dapat dimasukkan sekaligus sehingga pengguna tidak harus mengimpor satu per satu.
Memasukkan File dari Komputer
Tekan + Add new kemudian pilih File(s) from computer. Cari PDF atau dokumen yang ingin ditambahkan kemudian buka file tersebut.
Setelah berhasil diimpor, pilih referensinya dan periksa metadata. Jangan menganggap nama file PDF sama dengan judul artikel yang benar.
Menambahkan Referensi Secara Manual
Jika tidak mempunyai PDF, tekan + Add new lalu pilih Add entry manually. Pilih jenis dokumen kemudian masukkan informasi bibliografi yang diperlukan.
Cara manual dapat digunakan untuk buku, website, laporan, atau sumber yang sulit dikenali secara otomatis. Ketelitian sangat penting karena kesalahan input akan langsung memengaruhi hasil sitasi.
Memanfaatkan DOI
Pada entry manual, DOI dapat membantu pencarian detail referensi untuk sumber yang mempunyai pengenal tersebut. DOI banyak digunakan pada publikasi ilmiah untuk memberikan identitas digital yang konsisten.
Tetap cocokkan informasi yang ditemukan dengan artikel aslinya. Jangan menggunakan DOI dari artikel lain yang mempunyai judul atau topik mirip.
Menggunakan Mendeley Web Importer
Mendeley juga menyediakan Web Importer yang dapat digunakan melalui browser. Fitur tersebut membantu menyimpan referensi dari halaman web yang sedang dibuka ke library Mendeley.
Setelah Web Importer mendeteksi sumber, pilih referensi kemudian tambahkan ke library. Periksa kembali metadata setelah proses selesai karena informasi yang ditangkap dari halaman web tidak selalu sempurna.
Membuat Collection
Jika mengerjakan beberapa tugas sekaligus, gunakan collection untuk mengelompokkan sumber. Misalnya, buat collection berbeda untuk Makalah Ekonomi, Skripsi, Metode Penelitian, dan tugas lainnya.
Referensi yang dimasukkan ke collection tetap tersedia di All References. Collection pada dasarnya membantu mengelompokkan library tanpa harus membuat salinan referensi baru.
Memeriksa Referensi Duplikat
Referensi yang sama dapat masuk beberapa kali ketika pengguna mengimpor PDF dari sumber berbeda. Duplikasi dapat membuat library membingungkan dan meningkatkan risiko memilih entry dengan metadata yang salah.
Periksa referensi ganda dan gunakan fungsi pengelolaan duplikat yang tersedia pada Mendeley Reference Manager. Setelah library rapi, proses pencarian sumber ketika menulis akan menjadi lebih mudah.
Koreksi Metadata Sebelum Mengutip
Lakukan koreksi sebelum sumber digunakan berulang kali di dalam dokumen. Memperbaiki metadata sejak awal lebih efisien daripada menemukan puluhan kesalahan setelah daftar pustaka selesai.
Selalu cocokkan metadata Mendeley dengan dokumen sumber asli sebelum menyerahkan karya akademik. Otomatisasi membantu pekerjaan teknis, tetapi pemeriksaan akhir tetap menjadi tanggung jawab penulis.
Cara Membuat Sitasi Otomatis di Microsoft Word
Sitasi berfungsi menunjukkan sumber dari teori, data, pendapat, atau informasi yang digunakan dalam tulisan. Dengan Mendeley Cite, format sitasi dapat dibuat berdasarkan metadata sumber dan citation style yang dipilih.
Mendeley Cite memungkinkan satu atau beberapa sumber dimasukkan pada posisi kursor. Hasilnya dapat berupa nama penulis dan tahun atau angka, tergantung gaya sitasi yang digunakan.
1. Letakkan Kursor Setelah Pernyataan
Tulis terlebih dahulu kalimat yang membutuhkan referensi. Tempatkan kursor pada posisi sitasi sesuai pedoman penulisan yang digunakan.
Jangan menempatkan semua kutipan di akhir paragraf jika sumbernya hanya mendukung satu pernyataan tertentu. Posisi sitasi perlu membantu pembaca mengetahui informasi mana yang berasal dari sumber tersebut.
2. Buka Mendeley Cite
Pilih tab References pada Microsoft Word kemudian tekan Mendeley Cite. Tunggu sampai panel library terbuka di sisi dokumen.
Jika diminta login, masuk menggunakan akun yang berisi referensi. Setelah berhasil, daftar sumber akan tersedia melalui tab References pada Mendeley Cite.
3. Cari Referensi
Gunakan pencarian untuk menemukan sumber berdasarkan informasi yang tersedia. Pilih referensi yang sesuai dengan artikel, buku, atau dokumen yang benar-benar digunakan.
Jangan hanya memilih berdasarkan kemiripan judul. Cocokkan nama penulis dan tahun untuk menghindari sumber yang salah.
4. Pilih Referensi
Centang kotak pada sumber yang ingin digunakan. Jika satu pernyataan didukung beberapa sumber, pengguna dapat memilih beberapa referensi sekaligus.
Pastikan setiap sumber memang relevan. Menggabungkan banyak referensi tanpa membaca isinya dapat menghasilkan sitasi yang menyesatkan.
5. Tekan Insert Citation
Setelah referensi dipilih, tekan Insert citation. Mendeley Cite akan memasukkan kutipan pada posisi kursor menggunakan gaya sitasi yang aktif.
Misalnya, gaya author-date dapat menampilkan nama penulis dan tahun. Sementara gaya numerik dapat menampilkan angka yang merujuk ke daftar referensi.
6. Lanjutkan Menulis
Setelah sitasi berhasil dimasukkan, lanjutkan penulisan seperti biasa. Ulangi proses ketika menggunakan informasi dari sumber lainnya.
Tidak perlu membuat bibliography setiap kali memasukkan sitasi. Daftar pustaka dapat dibuat setelah referensi yang dibutuhkan sudah digunakan dalam dokumen.
Jika Referensi Tidak Muncul
Periksa apakah sumber sudah terdapat pada library Mendeley yang digunakan akun tersebut. Jika baru saja melakukan perubahan pada library, tunggu proses sinkronisasi atau lakukan pembaruan yang diperlukan.
Periksa pula apakah Anda masuk menggunakan akun Mendeley yang benar. Salah akun menjadi salah satu hal sederhana yang dapat membuat library yang diharapkan tidak terlihat.
Jangan Mengetik Sitasi Mendeley Secara Manual
Hindari mengubah teks sitasi otomatis secara sembarangan hanya untuk menyesuaikan tampilannya. Perubahan manual dapat membuat format menjadi tidak konsisten dengan pengelolaan referensi Mendeley.
Jika formatnya salah, periksa metadata dan citation style terlebih dahulu. Selesaikan masalah dari sumbernya agar perubahan dapat diterapkan secara konsisten pada seluruh dokumen.
Cara Memilih dan Mengubah Gaya Sitasi APA, IEEE, Harvard, dan Lainnya
Citation style menentukan bagaimana sumber ditampilkan pada kutipan dan daftar pustaka. Perbedaan gaya dapat terlihat pada urutan nama, tahun, tanda baca, penggunaan angka, penulisan judul, dan susunan elemen bibliografi lainnya.
Mendeley Cite memungkinkan pengguna mengganti citation style tanpa membuat ulang semua sitasi secara manual. Kemampuan ini sangat membantu ketika dokumen harus disesuaikan dengan pedoman kampus atau jurnal yang berbeda.
Cara Memilih Citation Style
Buka Mendeley Cite di Microsoft Word kemudian cari bagian Citation Settings. Pilih Change citation style untuk melihat atau mencari gaya yang ingin digunakan.
Pilih style yang sesuai dengan ketentuan dokumen. Setelah diterapkan, Mendeley Cite akan menyesuaikan format kutipan dan bibliography berdasarkan style tersebut.
Menggunakan APA
APA banyak digunakan dalam berbagai bidang akademik, khususnya ilmu sosial dan bidang terkait. Formatnya umumnya menggunakan pendekatan author-date sehingga nama penulis dan tahun terlihat dalam sitasi.
Pastikan versi APA yang diminta oleh institusi juga diperhatikan. Perbedaan edisi dapat menghasilkan aturan format yang tidak sepenuhnya sama.
Menggunakan IEEE
IEEE menggunakan sistem sitasi numerik yang umum ditemukan pada bidang teknik dan teknologi. Sumber biasanya direpresentasikan menggunakan nomor yang berhubungan dengan daftar referensi.
Keuntungan penggunaan Mendeley terlihat ketika terdapat sitasi baru di tengah dokumen. Penomoran dapat disesuaikan kembali tanpa pengguna mengganti seluruh nomor secara manual.
Menggunakan Harvard
Harvard merupakan kelompok gaya author-date yang mempunyai sejumlah variasi. Karena variasinya banyak, nama Harvard saja belum tentu cukup untuk menentukan format yang diminta institusi.
Periksa pedoman kampus atau jurnal kemudian cari style yang paling sesuai. Jangan memilih variasi Harvard secara acak jika tersedia petunjuk sitasi yang lebih spesifik.
Mencari Citation Style Lain
Jika gaya yang diperlukan tidak langsung terlihat, gunakan fitur pencarian citation style pada Mendeley Cite. Cari berdasarkan nama gaya atau format yang ditentukan oleh institusi atau penerbit.
Mendeley mendukung berbagai citation style sehingga pengguna tidak terbatas pada APA, IEEE, dan Harvard. Ketersediaan style membuat satu library dapat digunakan untuk berbagai jenis dokumen.
Mengubah Style Setelah Dokumen Selesai
Dokumen yang sebelumnya menggunakan satu gaya dapat diubah ke gaya lain melalui pengaturan citation style. Sitasi dan bibliography yang dikelola Mendeley akan diformat ulang mengikuti pilihan baru.
Fitur ini berguna ketika jurnal meminta format berbeda dari naskah awal. Penulis tidak perlu mengganti setiap tanda baca, nama penulis, atau nomor referensi secara manual.
Periksa Lagi Setelah Mengubah Style
Setelah style diganti, baca beberapa sitasi dan daftar pustaka untuk memastikan hasilnya sesuai kebutuhan. Metadata yang salah tetap dapat menghasilkan output salah meskipun citation style sudah benar.
Perhatikan pula pedoman khusus institusi yang mungkin memodifikasi gaya standar. Mendeley membantu otomatisasi format, tetapi hasil akhir tetap harus diperiksa berdasarkan pedoman penulisan yang digunakan.
Kesimpulan
Cara Membuat Daftar Pustaka Otomatis di Word dengan Mendeley dilakukan dengan menyiapkan library di Mendeley Reference Manager, memasukkan sitasi melalui Mendeley Cite, lalu menggunakan fitur Insert Bibliography. Daftar sumber akan dibuat berdasarkan referensi yang telah dikutip dan diformat menggunakan citation style yang sedang aktif.
Pengguna juga dapat mengganti format APA, IEEE, Harvard, atau gaya lainnya tanpa menyusun ulang semua referensi secara manual. Kunci mendapatkan hasil yang rapi adalah memastikan metadata setiap sumber sudah benar sebelum sitasi dan daftar pustaka dibuat.